.com. Waspadai Pengaruh Gadget pada Perkembangan Anak – Pada ketika ini , teknologi informasi dan internet sudah semakin berkembang pesat. Kemajuan teknologi dan internet berkembang tanpa ada filter sehingga kita sebagai orang renta patut was-was terkait perkembangan anak kita , baik mental , psikologi , dan hasrat seksual mereka.
Pada ketika ini , hampir semua lapisan masyarakat sudah tidak asing lagi dengan teknologi informasi. Pada dasarnya , perkembangan teknologi memang menawarkan kita banyak kemudahan. Akan tetapi pertanyaan besar muncul bagaimana jikalau teknologi yang sangat canggih tersebut digunakan oleh bawah umur yang masih minim sekali kontrol diri.
Pada masa modern ibarat sekarang ini , peran teknologi hampir tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari setiap masyarakat. Semua acara dalam keseharian hampir selalu bersentuhan dengan perangkat teknologi. Akan tetapi bila kita menawarkan kebebasan sepenuhnya kepada anak untuk menggunakan gadget apakah itu akan membuat anak menjadi lebih bahagia dan tumbuh kembangnya akan terjamin bagus? Apakah dengan menawarkan permainan pada gadget supaya anak terhenti menangis sudah menjadi keputusan yang tepat? mulai dari sekarang sebaiknya kita fikirkan kembali untuk tidak terlalu dini mengenalkan perangkat gadget kepada anak kesayangan kita.
Peran gadget dalam kehidupan sosial masyarakat sekarang ini memang beraneka macam. Tidak sepenuhnya dapat membantu dan juga tidak semua gadget dapat menawarkan pengaruh buruk. Berikut ini ialah beberapa plus minus pengaruh gadget pada perkembangan anak yang sebaiknya diwaspadai oleh orang tua.
Ada beberapa efek kasatmata bagi perkembangan anak ketika dikenalkan dengan gadget , ibarat misalnya anak lebih melek teknologi sehingga tidak gaptek ketika suatu ketika dihadapkan pada situasi yang membutuhkan penguasaan teknologi ibarat pada gadget.
Selain itu , anak juga akan lebih mudah menerima informasi terbaru sehingga wawasannya lebih luas dan yang terakhir bisa membantu kreativitas anak.
Namun di balik manfaat kasatmata yang bisa diperoleh dari gadget , ada beberapa efek negatif yang sepatutnya menjadi perhatian para orang renta biar lebih selektif dan bijak dalam menawarkan kebebasan kepeda anak dalam menggunakan gadget. Dan berikut ini ialah efek buruk yang perlu diwaspadai:
- Kebiasaan mencari informasi di internet dan kemudahannya dalam memperoleh informasi dari internet dapat menyebabkan anak merasa cepat puas dengan sekelumit informasi yang diperolehnya dari hasil pencarian di internet. Terkadang anak menganggap informasi yang diperolehnya di internet ialah informasi yang paling lengkap dan merasa tidak perlu lagi mencari embel-embel informasi lain dari sumber yang berbeda. ibarat buku
- Kebebasan dalam mengakses situs-situs yang ada di internet menimbulkan anak tertarik dan merasa penasaran untuk mengakses situs-situs yang berbau negatif. Kebiasaan anak yang gemar membuka situs-situs tidak sepatutnya diakses dalam usia yang masih muda akan membuat kondisi psikologis tidak stabil. Anak akan lebih sering berangan-angan dan membayangkan terkait gambar-gambar yang gres saja dibukanya sehingga merusak perkembengan otak mereka.
- Keseringan anak memainkan gadget daripada harus bermain dengan sahabat sebayanya menimbulkan anak kita menjadi kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Anak kita akan lebih senang memandang dan gadget dan asyik memainkan permainan yang ada di dalamnya daripada harus memperhatikan , ataupun ikut bergabung sekedar bermain dengan sahabat sebayanya. Jika hal ini dibiarkan terus berlanjut , lambat laun anak kita akan mengalami kesulitan dalam bersosialisasi secara aktif dengan orang lain dan lingkungan sekitar.
- Banyaknya akomodasi yang diperoleh dari teknologi dalam gadget justru membuat mereka cenderung tidak tahan dalam menghadapi kesulitan atau tantangan yang butuh fatwa lebih.
- Penggunaan gadget yang tidak dibatasi bisa menimbulkan anak merasa malas untuk menulis dan membaca buku , alasannya cenderung menyelesaikan semuanya melalui pertolongan gadet.
Jika memang harus mengenalkan gadget atau perangkat teknologi yang lainnya kepada anak kita , beberapa tahapan dan apa saja yang harus dilakukan sesuai dengan usia anak biar manfaatnya bisa diperoleh ialah sebagai berikut:
Usia 2-4 tahun
Pada usia ini , anak yang sudah mengenal gadget sebagai mainan sehari-hari mereka hendaknya orang renta selalu berada di samping anak ketika mereka sedang memainkan gadgetnya. Dengan didampingi oleh orang tuanya , batasan-batasan dapat kita lakukan sebagai proteksi sebagai upaya mengoptimalkan perkembangan dan juga sebagai sarana meningkatkan relasi emosional antara anak dan orang tua
Pada usia 2-4 tahun , pada umumnya anak sedang dalam proses mencar ilmu ihwal koordinasi visiomotorik , yang membuat anak terkadang memperagakan apa yang telah dipraktekannya. Oleh alasannya itu pendampingan orang renta menjadi satu alasan penting biar si anak menerima penjelasan sebagai upaya menawarkan pemahaman kepada si anak mengenai apa yang gres saja dilihatnya.
Usia 4-7 tahun
Pada usia ini bawah umur cenderung tertarik untuk melaksanakan banyak eksplorasi sendiri , oleh alasannya itu dibutuhkan pendampingan dan batasan terkait situs yang boleh dikunjungi oleh anak. Orangtua harus tegas dalam memfilter dan menawarkan pengertian kepada anak.
Usia 7-10 tahun
Pada usia ini bawah umur sudah mulai mencari informasi di luar keluarga , dimana sahabat memiliki pengaruh yang siginifikan sehingga mereka cenderung mulai menginginkan kebebasan yang lebih dari orangtuanya.
Tetap menjalin komunikasi dua arah dengan anak bisa menjadi salah satu cara biar mereka tetap berada dalam pengawasan orangtua.
Usia 10-12 tahun
Usia ini ialah usia pra-remaja , dimana anak ingin menerima banyak pengalaman dan kebebasan. Anak mulai mencoba mengasah pemikirannya sehingga membentuk nilai maupun normanya sendiri.
Peran sebagai orantua harus tetap aktif dalam menawarkan pengertian terkait apa yang mereka peroleh di internet. Orangtua harus bisa menjadi sahabat bagi anak sehingga akan lebih memudahkan bagi mereka untuk mendekati anak yang sedang dalam masa-masa ‘lebih dekat’ dengan teman-temannya.
Usia 12-14 tahun
Pada usia ini bawah umur sudah mulai aktif dalam kehidupan sosialnya sehingga mulai tertarik pada online chat. Pada masa ini kewaspadaan sebagai orang renta harus benar-benar diperhatikan dan jangan lengah sedikitpun.
Memberikan pengertian secara bijak dan informasi yang sempurna terkait seksualitas bisa menjadi salah satu cara untuk membentengi mereka dari pengaruh buruk yang sangat mungkin terjadi di dunia maya.
Selain menawarkan filter dan batasan bagi anak dalam menggunakan gadget , dibutuhkan keterbukaan komunikasi antara orang renta dan anak biar anak tetap pada jalur yang benar. Terakhir , pastikan untuk terlibat dengan anak ketika mereka online!

Komentar
Posting Komentar