Tips dan Cara Menghilangkan Bulu di Daerah Kewanitaan Secara Alami

.com - Menghilangkan Bulu Daerah Kewanitaan - Membicarakan topik yang menjurus pada pembicaraan intim memang terkadang membuat balu bagi yang bercerita. Masyarakat Indonesia masih menganggap berbicara mengenai hal tersebut kepada orang lain ialah hal yang dianggap tabu.

Pada dasarnya memang suatu hal yang wajar merasa aib ketika membicarakan hal tersebut , karena itu ialah kawasan paling eksklusif dari dalam tubuhnya. Namun , ketika membicarakan itu untuk kesehatan , mungkin tidak ada salahnya untuk memberanikan diri semoga memperoleh isu yang benar.

Berbicara mengenai kesehatan daerah kewanitaan , tentu Anda juga ada pertanyaan mengenai bulu kawasan kewanitaan. Mungkin Anda berfikir untuk mencukur bulu pada kawasan kewanitaan Anda yang sudah terlalu panjang dan mengganggu. Bulu kawasan kewanitaan yang terlalu panjang terkadang memang membuat kawasan kewanitaan semakin lembab dan menjadikannya berbau (baca: Tips merawat kawasan kewanitaan semoga tetap harum).


Oleh karena itu , sebelum Anda memutuskan untuk mencukur habis bulu di kawasan kewanitaan Anda , penting kiranya mengetahui apa saja fungsi bulu kawasan kewanitaan.Fungsi bulu pada kawasan kewanitaan diantaranya:
  1. Memberikan kehangatan
  2. Sebagai penampakan dari proses kematangan seksual (pubertas)
  3. Mengurangi goresan ketika berafiliasi intim.
  4. Pelindung wilayah disaerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan ini karena wilayah ini cukup sensitif (terutama v4gin4)
  5. Pengumpulan dari pengeluaran feromon (zat kimia yang mengatur perilaku seks)
Melihat pentingnya bulu yang ada pada kawasan kewanitaan Anda , maka tidak dianjurkan mencukur bulu kawasan kewanitaan Anda. Apabila hendak mencukur , lakukanlah dengan cara yang benar semoga tidak menimbulkan duduk perkara gres pada kawasan kewanitaan Anda ibarat abuh atau iritasi. Cukurlah bulu kawasan kewanitaan bila sudah terlalu panjang. Karena bulu kawasan kewanitaan yang terlalu panjang akan menjadi sarang kuman dan bakteri.

Membersihkan bulu pada kawasan kewanitaan juga perlu dilakukan sesering mungkin. Bila sudah terasa gatal , jangan terburu Anda menggaruknya , tetapi bersihkanlah dengan sabun yang aman digunakan pada kawasan kewanitaan karena takut mengganggu kondisi kelembaban pada kawasan kewanitaan. Jika timbul keluhan gatal , nyeri , perih , kemerahan , sisik , bentol/bintil , atau perubahan kulit sekitarnya berarti kondisi kesehatan kulit sedang tidak baik. Hal ini akan berakibat pula pada kondisi bulu pubis. Sebaiknya bila timbul hal demikian segera konsultasikan kepada dokter seorang mahir kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Bagi Anda yang memiliki postur tubuh gemuk , menghilangkan bulu pada kawasan kewanitaan akan menjadi lebih berbahaya daripada wanita yang berbadan kurus. Penelitian terbaru di Amerika Serikat , ibarat yang ditulis The Telegraph , mencukur rambut dengan cara apa pun ternyata lebih berbahaya bagi perempuan yang bertubuh gemuk , apa lagi obesitas. Karena kata Byrne , kulit perempuan yang gemuk pasti akan bergesekan dengan kulit lain. Tanpa rambut , risiko luka dan iritasi lebih besar. Dan ini akan menimbulkan kuman masuk ke dalam pori-pori.

Bukan berarti wanita yang memiliki tubuh kurus boleh mencukur habis bulu pada kawasan kewanitaan. Menghilangkan bulu pada kawasan kewanitaan pada dasarnya dapat meningkatkan resiko penyebaran IMS. Dari hasil penelitian pada tahun 2012 , krim penghilang rambut ternyata dapat meningkatkan resiko penyebaran dan penularan IMS. Hal ini disebabkan karena ketika Anda menggunakan krim penghilang bulu dapat menyebabkan kulitmu lebih tipis akhir terkikis oleh krim penghilang bulu. Sehingga akan membuat kuman lebih mudah masuk ke dalam pori-pori juga pada kawasan kewanitaan itu sendiri.

Namun bila Anda tetap merasa perlu menghilangkan bulu pada kawasan kewanitaan Anda , maka beberapa tips yang perlu Anda lakukan adalah
  1. Cukurlah ketika bulu pada kawasan kewanitaan sudah terlampau panjang yang menimbulkan kawasan kewanitaan menjadi lebih lembab dan sering terasa gatal
  2. Jangan pernah mencukur bulu pada kawasan kewanitaan hingga habis
  3. Gunakanlah silet atau pemotong bulu yang bersih dan bersihkanlah pemotong bulu setelah digunakan (bila pemotong ingin digunakan kembali)
  4. Gunakan cermin untuk melihat bagian-bagian yang susah terlihat semoga tidak mengenai bibir Miss V
  5. Cucilah kawasan kewanitaan setelah final mencukur. Karena dikhawatirkan bulu bekas cukur masuk ke dalam Miss V dan menyebabkan iritasi dan gatal. (Baca: Cara membersihkan kawasan kewanitaan)
Baca juga: Tips memutihkan kawasan kewanitaan secara alami

Komentar