Tips Kesehatan - Kencing kerikil merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya endapan mineral dalam kandung kemih. Mineral yang mengendap tersebut merupakan mineral yang terdapat pada beberapa jenis makanan. Oleh karena itu , bagi penderita kencing kerikil hendaknya selektif dalam memilih makanan. Bukan dibatasi , tetapi harus sesuai dengan takaran dengan melihat kondisi badan anda setelah melaksanakan cek up dengan dokter.
Ginjal , bagi insan ialah organ yang sangat penting. Fungsi ginjal dalam badan insan ialah untuk membuang racun atau kotoran yang ada di dalam badan yang mengalir bersama dengan darah. Kotoran yang terdapat dalam darah disaring dan kemudian dibuang bersama urine. Batu ginjal terbentuk ketika kotoran-kotoran dari makanan tersebut mengeras dan membentuk kristal di ginjal maupun susukan kencing.
Membatasi makanan yang akan dikonsumsi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Berikut ini ialah beberapa diet untuk penderita kerikil ginjal yang dirangkum dari aneka macam sumber yang dapat anda jadikan sebagai pertimbangan.
1. Perbanyak minum air putih
Dapat dikatakan bahwa bergotong-royong air putih merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Dengan air putih , seseorang dapat menahan lapar dan juga sebagai salah satu metode untuk memperoleh wajah yang terlihat awet muda. Selain dapat membuat seseorang menjadi lebih infinit muda , air putih juga dapat membantu anda dalam mencegah terjadinya endapan pada ginjal. Dengan mencukupi kebutuhan cairan dalam badan , komponen pembentuk kerikil ginjal akan menjadi lebih mudah luruh bersamaan dengan keluarnya urine. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk buang air kecil sekitar 2 ,5 liter dalam sehari , sehingga harus minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Jika cuaca panas atau sedang banyak acara , konsumsi air harus diperbanyak semoga lebih sering buang air kecil.
2. Batasi kalsium
Kalsium pada umumnya dapat diperoleh dari sayuran hijau , susu dan beberapa olahan berbahan susu. Kalsium yang berasal dari susu akan lebih mudah diserap usus ketimbang kalsium yang berasal dari sayuran hijau. Biasanya badan tidak akan menyerap kalsium melebihi yang dibutuhkan. Pada kondisi tertentu , seseorang dapat menderita hypercalciuria atau kelebihan kalsium. Kelebihan kalsium juga menjadi salah satu pemicu terjadinya endapan pada ginjal. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk membatasi asupan kalsium maksimal 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita.
3. Batasi oksalat
Oksalat atau asam oksalam ialah suatu senyawa yang mengandung satuan COO2. Asam oksalat di dalam badan juga dapat membentuk kristal penyebab kerikil ginjal. Asam oksalat banyak dijumpai pada sayur bayam , strawberry , cokelat , gandum , biji-bijian dan teh. Karena sifatnya yang dapat membentuk kristal ketika mengendap , maka penderita kerikil ginjal disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali makanan yang banyak mengandung oksalat. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi oksalat tidak lebih dari 50 mg/hari. Apabila penderita kerikil ginjal mengkonsumsi makanan yang mengandung oksalat lebih dari 50 mg/hari , dapat menjadikan gagal ginjal lebih parah.
4. Batasi garam dan protein nabati
Membatasi konsumsi garam natrium dapat mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan lewat ginjal. Oleh karena itu bila yang terbentuk ialah kerikil kalsium , maka konsumsi garam natrium sebaiknya dibatasi antara 2.500-3.500 mg/hari.
Sementara protein hewani mampu memicu beberapa jenis mineral di urine untuk membentuk kerikil ginjal. Karena itu penderita kerikil ginjal harus menggantikannya dengan protein nabati.
5. Perbanyak serat tidak larut
Ada 2 jenis serat yakni serat yang larut dan serat yang tak larut , masing-masing memiliki fungsi yang sama penting di dalam tubuh. Tetapi dalam hal ini , serat tak larut yang terdapat pada gandum , padi dan terigu mampu mengurangi kadar kalsium dalam urine. Serat tersebut mengikat kalsium ketika berada di usus , sehingga tidak dikeluarkan melalui ginjal.
6. Batasi konsumsi vitamin C
Salah satu hasil metabolisme vitamin C ialah oksalat. Karena oksalat mampu membentuk kristal , maka penderita kerikil ginjal harus membatasi asupan vitamin C.
7. Konsumsi Kedelai dan Kacang-kacangan
Kedelai dan semua jenis kacang-kacangan mampu menyebabkan produksi asam oksalat yang cukup tinggi dalam tubuh. Makanan yang mengandung asam oksalat tinggi mampu menyebabkan pembentukan kerikil ginjal menjadi lebih parah. Asam oksalat sangat berbahaya karena mampu mengikat kalsium dan menyebabkan kondisi kerikil ginjal menjadi lebih parah. Tapi sumber makanan kedelai yang telah difermentasi tetap diperbolehkan dalam jumlah yang kecil.
8. Konsumsi Tomat
Tomat mengandung asam asam oksalat sehingga mampu menyebabkan tingginya kadar kalsium dalam tubuh. Makanan yang mengandung kalsium kemudian tidak terpakai oleh badan , akan sangat rentan dengan pembentukan kerikil ginjal. Semua jenis produk yang mengandung tomat dan berasal dari tomat sebaiknya dihindari.
9. Konsumsi Sayuran Berdaun Gelap
Sayuran yang memiliki warna daun hijau menyerupai bayam , kacang panjang , dan jenis sayur lain juga banyak mengandung asam oksalat. Kadar asam oksalat yang terlalu tinggi mampu menyebabkan penumpukan jumlah kalsium dalam badan sehingga sangat berbahaya untuk penderita kerikil ginjal.
10. Konsumsi Daging Merah
Daging merah merupakan makanan yang mengandung protein tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hal ini disebabkan karena pemecahan protein mampu menyebabkan ginjal bekerja terlalu keras , sehingga ada banyak racun yang harus disaring oleh ginjal. Selain itu , materi makanan ini juga mampu meningkatkan kadar asam oksalat dalam badan sehingga menyebabkan resiko kerikil ginjal menjadi lebih tinggi.
11. Konsumsi Ikan
Ikan mengandung protein dalam jumlah yang tinggi sehingga mampu meningkatkan jumlah kalsium dan penyebab asam urat tinggi dalam badan penderita kerikil ginjal. Ikan mengandung zat purin yang dapat dipecah menjadi asam urar dan masuk ke dalam urin. Makanan ini mampu menyebabkan produksi asam urat yang berlebihan sehingga mampu menyebabkan resiko yang lebih berat untuk penderita kerikil ginjal.
12. Konsumsi Produk dari Susu
Produk susu merupakan salah satu materi minuman yang harus dihindari oleh penderita kerikil ginjal. Hal ini disebabkan karena susu mengandung kalsium yang mampu meningkatkan resiko kerikil ginjal. Susu juga mengandung beberapa komponen menyerupai kalsium , magnesium dan kalium. Ketiga mineral ini sangat berbahaya karena mampu berbagi kerikil ginjal yang lebih parah.
13. Konsumsi Minuman Berkarbon dan Manis
Semua jenis minuman yang mengandung embel-embel , gula dan ancaman minuman bersoda juga harus dihindari oleh penderita kerikil ginjal. Minuman manis merupakan pantangan kerikil ginjal karena mampu meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu , minuman bersoda mengandung kadar kalsium , asam oksalat , kreatinin , dan natrium yang tinggi. kombinasi aneka macam zat ini mampu meningkatkan resiko penyakit gagal ginjal.
14. Makanan Mengandung Natrium dan Sodium
Makanan yang mengandung natrium (garam) dan sodium ialah jenis makanan yang harus dihindari oleh semua penderita kerikil ginjal. Sejumlah makanan yang mengandung senyawa ini mampu meningkatkan kadar asam oksalat dalam badan sehingga kuat untuk kondisi kerikil ginjal.
15. Minuman Berkafein
Berbagai jenis minuman yang mengandung kafein menyerupai kopi dan teh sangat dilarang untuk penderita kerikil ginjal. Bahaya kafein tersebut karena jenis minuman ini stimulan yang mampu menyebabkan gangguan untuk sistem pembuluh darah dan menekan ginjal bekerja lebih berat.
Ginjal , bagi insan ialah organ yang sangat penting. Fungsi ginjal dalam badan insan ialah untuk membuang racun atau kotoran yang ada di dalam badan yang mengalir bersama dengan darah. Kotoran yang terdapat dalam darah disaring dan kemudian dibuang bersama urine. Batu ginjal terbentuk ketika kotoran-kotoran dari makanan tersebut mengeras dan membentuk kristal di ginjal maupun susukan kencing.
Membatasi makanan yang akan dikonsumsi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Berikut ini ialah beberapa diet untuk penderita kerikil ginjal yang dirangkum dari aneka macam sumber yang dapat anda jadikan sebagai pertimbangan.
1. Perbanyak minum air putih
Dapat dikatakan bahwa bergotong-royong air putih merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Dengan air putih , seseorang dapat menahan lapar dan juga sebagai salah satu metode untuk memperoleh wajah yang terlihat awet muda. Selain dapat membuat seseorang menjadi lebih infinit muda , air putih juga dapat membantu anda dalam mencegah terjadinya endapan pada ginjal. Dengan mencukupi kebutuhan cairan dalam badan , komponen pembentuk kerikil ginjal akan menjadi lebih mudah luruh bersamaan dengan keluarnya urine. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk buang air kecil sekitar 2 ,5 liter dalam sehari , sehingga harus minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Jika cuaca panas atau sedang banyak acara , konsumsi air harus diperbanyak semoga lebih sering buang air kecil.
2. Batasi kalsium
Kalsium pada umumnya dapat diperoleh dari sayuran hijau , susu dan beberapa olahan berbahan susu. Kalsium yang berasal dari susu akan lebih mudah diserap usus ketimbang kalsium yang berasal dari sayuran hijau. Biasanya badan tidak akan menyerap kalsium melebihi yang dibutuhkan. Pada kondisi tertentu , seseorang dapat menderita hypercalciuria atau kelebihan kalsium. Kelebihan kalsium juga menjadi salah satu pemicu terjadinya endapan pada ginjal. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk membatasi asupan kalsium maksimal 800 mg/hari untuk pria dan 1.200 mg/hari untuk wanita.
3. Batasi oksalat
Oksalat atau asam oksalam ialah suatu senyawa yang mengandung satuan COO2. Asam oksalat di dalam badan juga dapat membentuk kristal penyebab kerikil ginjal. Asam oksalat banyak dijumpai pada sayur bayam , strawberry , cokelat , gandum , biji-bijian dan teh. Karena sifatnya yang dapat membentuk kristal ketika mengendap , maka penderita kerikil ginjal disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali makanan yang banyak mengandung oksalat. Penderita kerikil ginjal disarankan untuk membatasi konsumsi oksalat tidak lebih dari 50 mg/hari. Apabila penderita kerikil ginjal mengkonsumsi makanan yang mengandung oksalat lebih dari 50 mg/hari , dapat menjadikan gagal ginjal lebih parah.
4. Batasi garam dan protein nabati
Membatasi konsumsi garam natrium dapat mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan lewat ginjal. Oleh karena itu bila yang terbentuk ialah kerikil kalsium , maka konsumsi garam natrium sebaiknya dibatasi antara 2.500-3.500 mg/hari.
Sementara protein hewani mampu memicu beberapa jenis mineral di urine untuk membentuk kerikil ginjal. Karena itu penderita kerikil ginjal harus menggantikannya dengan protein nabati.
5. Perbanyak serat tidak larut
Ada 2 jenis serat yakni serat yang larut dan serat yang tak larut , masing-masing memiliki fungsi yang sama penting di dalam tubuh. Tetapi dalam hal ini , serat tak larut yang terdapat pada gandum , padi dan terigu mampu mengurangi kadar kalsium dalam urine. Serat tersebut mengikat kalsium ketika berada di usus , sehingga tidak dikeluarkan melalui ginjal.
6. Batasi konsumsi vitamin C
Salah satu hasil metabolisme vitamin C ialah oksalat. Karena oksalat mampu membentuk kristal , maka penderita kerikil ginjal harus membatasi asupan vitamin C.
7. Konsumsi Kedelai dan Kacang-kacangan
Kedelai dan semua jenis kacang-kacangan mampu menyebabkan produksi asam oksalat yang cukup tinggi dalam tubuh. Makanan yang mengandung asam oksalat tinggi mampu menyebabkan pembentukan kerikil ginjal menjadi lebih parah. Asam oksalat sangat berbahaya karena mampu mengikat kalsium dan menyebabkan kondisi kerikil ginjal menjadi lebih parah. Tapi sumber makanan kedelai yang telah difermentasi tetap diperbolehkan dalam jumlah yang kecil.
8. Konsumsi Tomat
Tomat mengandung asam asam oksalat sehingga mampu menyebabkan tingginya kadar kalsium dalam tubuh. Makanan yang mengandung kalsium kemudian tidak terpakai oleh badan , akan sangat rentan dengan pembentukan kerikil ginjal. Semua jenis produk yang mengandung tomat dan berasal dari tomat sebaiknya dihindari.
9. Konsumsi Sayuran Berdaun Gelap
Sayuran yang memiliki warna daun hijau menyerupai bayam , kacang panjang , dan jenis sayur lain juga banyak mengandung asam oksalat. Kadar asam oksalat yang terlalu tinggi mampu menyebabkan penumpukan jumlah kalsium dalam badan sehingga sangat berbahaya untuk penderita kerikil ginjal.
10. Konsumsi Daging Merah
Daging merah merupakan makanan yang mengandung protein tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hal ini disebabkan karena pemecahan protein mampu menyebabkan ginjal bekerja terlalu keras , sehingga ada banyak racun yang harus disaring oleh ginjal. Selain itu , materi makanan ini juga mampu meningkatkan kadar asam oksalat dalam badan sehingga menyebabkan resiko kerikil ginjal menjadi lebih tinggi.
11. Konsumsi Ikan
Ikan mengandung protein dalam jumlah yang tinggi sehingga mampu meningkatkan jumlah kalsium dan penyebab asam urat tinggi dalam badan penderita kerikil ginjal. Ikan mengandung zat purin yang dapat dipecah menjadi asam urar dan masuk ke dalam urin. Makanan ini mampu menyebabkan produksi asam urat yang berlebihan sehingga mampu menyebabkan resiko yang lebih berat untuk penderita kerikil ginjal.
12. Konsumsi Produk dari Susu
Produk susu merupakan salah satu materi minuman yang harus dihindari oleh penderita kerikil ginjal. Hal ini disebabkan karena susu mengandung kalsium yang mampu meningkatkan resiko kerikil ginjal. Susu juga mengandung beberapa komponen menyerupai kalsium , magnesium dan kalium. Ketiga mineral ini sangat berbahaya karena mampu berbagi kerikil ginjal yang lebih parah.
13. Konsumsi Minuman Berkarbon dan Manis
Semua jenis minuman yang mengandung embel-embel , gula dan ancaman minuman bersoda juga harus dihindari oleh penderita kerikil ginjal. Minuman manis merupakan pantangan kerikil ginjal karena mampu meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu , minuman bersoda mengandung kadar kalsium , asam oksalat , kreatinin , dan natrium yang tinggi. kombinasi aneka macam zat ini mampu meningkatkan resiko penyakit gagal ginjal.
14. Makanan Mengandung Natrium dan Sodium
Makanan yang mengandung natrium (garam) dan sodium ialah jenis makanan yang harus dihindari oleh semua penderita kerikil ginjal. Sejumlah makanan yang mengandung senyawa ini mampu meningkatkan kadar asam oksalat dalam badan sehingga kuat untuk kondisi kerikil ginjal.
15. Minuman Berkafein
Berbagai jenis minuman yang mengandung kafein menyerupai kopi dan teh sangat dilarang untuk penderita kerikil ginjal. Bahaya kafein tersebut karena jenis minuman ini stimulan yang mampu menyebabkan gangguan untuk sistem pembuluh darah dan menekan ginjal bekerja lebih berat.

Komentar
Posting Komentar