- Gagal Ginjal Kronis Dan Cara Penanganannya. Penyakit gagal ginjal kronis (chronic kidney disease / CKD) adalah gangguan pada fungsi ginjal , dimana ginjal tidak dapat berfungsi dengan tepat secara jangka panjang.
Gagal ginjal kronis termasuk jenis penyakit yang menahun. Perkembangan penyakit yang menyerang organ ginjal ini secara bertahap , yakni dari gagal ginjal stadium awal hingga stadium akhir. Pada tahap awal gejala yang ditimbulkan oleh gagal ginjal kronis tidak begitu diketahui. Namun pada tahap stadium final beberapa gejala gres dirasakan oleh si penderita.
Sehingga dibutuhkan kewaspadaan dalam menjaga kesehatan organ ginjal. Hal ini dibutuhkan biar tidak mengalami gangguan penyakit gagal ginjal. Untuk memastikan kondisi kesehatan ginjal dari gangguan gagal ginjal , dokter biasanya menyarankan untuk melaksanakan tes darah.
Pada umumnya jenis penyakit chronic kidney disease / CKD dapat diketahui secara pasti dari hasil tes darah dan tes urin. Karena tanda-tanda gejala gagal ginjal kronis memiliki kesamaan dengan jenis penyakit lainnya , menyerupai halnya gejala penyakit hepatitis.
Gejala Gagal Ginjal Kronis
Perlu diketahui , gagal ginjal kronis (chronic kidney disease / CKD) stadium lanjut , memiliki beberapa macam gejala. Secara umum gejala gagal ginjal kronis yang sering timbul yaitu sebagai berikut :
Selain itu , bagi yang memiliki riwayat penyakit diabetes melitus , tekanan darah tinggi dan asam urat biasanya disarankan oleh dokter untuk melaksanakan tes darah dan tes urin secara teratur. Karena penderita penyakit diabetes , asam urat dan gangguan tekanan darah tinggi sangat berisiko tinggi terkena gagal ginjal kronis.
Bila gagal ginjal tidak segera dilakukan pemeriksaan , maka ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya. Seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya. Fungsi utama ginjal yaitu menyaring sisa metabolisme dari darah sebelum diuraikan menjadi urin.
Selain itu , organ ginjal juga dapat berperan untuk mengoptimalkan kinerja jantung dan otot-otot badan , mengontrol tekanan darah biar tetap normal , membantu memproduksi vitamin D untuk meningkatkan kesehatan tulang , dan membantu menghasilkan hormon glikiprotein / erythropoitein yaitu hormon yang berfungsi untuk meningkatkan rangsangan produktifitas sel darah merah.
Akan tetapi seseorang yang terkena penyakit diabetes , asam urat dan gangguan tekanan darah tinggi secara jangka panjang juga dapat menjadi pemicu gagal ginjal. Hal ini diakibatkan karena ginjal tidak dapat bekerja sesuai fungsinya sehingga sistem metabolisme badan tidak dapat terkontrol.
Secara umum penyakit gagal ginjal kronis paling banyak ditemui pada kalangan lanjut usia. Sekitar 10% populasi dunia yang berumur diatas 60 tahun mengalami gagal ginjal kronis. Untuk wilayah Asia , tingginya jumlah penderita gagal ginjal ini disebabkan karena penyakit diabetes melitus dan tekanan darah tinggi.
Seperti yang telah diketahui menurut data PERNEFRI (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) dan Kementerian Kesehatan , di Negara Indonesia jumlah penderita gagal ginjal kronis mencapai 25 hingga 30 juta orang.
Cara Penanganan Gangguan Gagal Ginjal Kronis
Untuk menangani penderita yang telah terdiagnosis mengidap gagal ginjal kronis biasanya dokter menyarankan untuk melaksanakan basuh darah secara rutin dan teratur. Cuci darah ini dibutuhkan untuk memperlambat dan menghentikan timbulnya jenis-jenis penyakit lainnya menyerupai serangan jantung maupun penyakit stroke.
Selain melaksanakan basuh darah pasien penderita gagal ginjal kronis juga dapat melaksanakan pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi ramuan herbal maupun terapi watu ginjal untuk mempercepat penyembuhan gagal ginjal kronis. Tetapi sebelum mengkonsumsi ramuan herbal , sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mahir terdekat.
Dalam menangani gagal ginjal kronis harus dilakukan dengan benar dan lebih berhati-hati. Penanganan penyakit gagal ginjal kronis yang tidak sesuai prosedur bahkan dapat menjadikan fungsi ginjal berhenti sepenuhnya. Atau disebut sebagai gagal ginjal stadium akhir (established renal failure/ERF).
Mencegah Gangguan Gagal Ginjal Kronis
Satu-satunya cara terbaik untuk menghindari gagal ginjal kronis yaitu melaksanakan pencegahan. Cara mencegah penyakit gagal ginjal kronis gotong royong cukup sederhana yaitu dengan cara mengatur gaya hidup yang benar menyerupai menjaga contoh makan sehat , memperbanyak minum air putih , rajin berolahraga secara teratur , tidak mengkonsumsi minuman keras dan tidak merokok.
Gagal ginjal kronis termasuk jenis penyakit yang menahun. Perkembangan penyakit yang menyerang organ ginjal ini secara bertahap , yakni dari gagal ginjal stadium awal hingga stadium akhir. Pada tahap awal gejala yang ditimbulkan oleh gagal ginjal kronis tidak begitu diketahui. Namun pada tahap stadium final beberapa gejala gres dirasakan oleh si penderita.
Sehingga dibutuhkan kewaspadaan dalam menjaga kesehatan organ ginjal. Hal ini dibutuhkan biar tidak mengalami gangguan penyakit gagal ginjal. Untuk memastikan kondisi kesehatan ginjal dari gangguan gagal ginjal , dokter biasanya menyarankan untuk melaksanakan tes darah.
Pada umumnya jenis penyakit chronic kidney disease / CKD dapat diketahui secara pasti dari hasil tes darah dan tes urin. Karena tanda-tanda gejala gagal ginjal kronis memiliki kesamaan dengan jenis penyakit lainnya , menyerupai halnya gejala penyakit hepatitis.
Gejala Gagal Ginjal Kronis
Perlu diketahui , gagal ginjal kronis (chronic kidney disease / CKD) stadium lanjut , memiliki beberapa macam gejala. Secara umum gejala gagal ginjal kronis yang sering timbul yaitu sebagai berikut :
- Perut terasa mual
- Mengalami sesak napas
- Mudah lelah meskipun tidak bekerja berat
- Setiap pergelangan tangan dan kaki mengalami pembengkakan , karena terjadinya penumpukan zat purin yang tidak mampu diuraikan dengan sempurna.
- Saat kencing , urin bercampur dengan darah.
Apabila mengalami gejala-gejala menyerupai tersebut diatas. Maka diusahakan dengan secepatnya melaksanakan pemeriksaan ke dokter mahir terdekat. Hal ini dibutuhkan untuk memastikan indikasi gagal ginjal kronis dan mengantisipasi timbulnya beberapa komplikasi penyakit lainnya.
Selain itu , bagi yang memiliki riwayat penyakit diabetes melitus , tekanan darah tinggi dan asam urat biasanya disarankan oleh dokter untuk melaksanakan tes darah dan tes urin secara teratur. Karena penderita penyakit diabetes , asam urat dan gangguan tekanan darah tinggi sangat berisiko tinggi terkena gagal ginjal kronis.
Bila gagal ginjal tidak segera dilakukan pemeriksaan , maka ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya. Seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya. Fungsi utama ginjal yaitu menyaring sisa metabolisme dari darah sebelum diuraikan menjadi urin.
Selain itu , organ ginjal juga dapat berperan untuk mengoptimalkan kinerja jantung dan otot-otot badan , mengontrol tekanan darah biar tetap normal , membantu memproduksi vitamin D untuk meningkatkan kesehatan tulang , dan membantu menghasilkan hormon glikiprotein / erythropoitein yaitu hormon yang berfungsi untuk meningkatkan rangsangan produktifitas sel darah merah.
Akan tetapi seseorang yang terkena penyakit diabetes , asam urat dan gangguan tekanan darah tinggi secara jangka panjang juga dapat menjadi pemicu gagal ginjal. Hal ini diakibatkan karena ginjal tidak dapat bekerja sesuai fungsinya sehingga sistem metabolisme badan tidak dapat terkontrol.
Secara umum penyakit gagal ginjal kronis paling banyak ditemui pada kalangan lanjut usia. Sekitar 10% populasi dunia yang berumur diatas 60 tahun mengalami gagal ginjal kronis. Untuk wilayah Asia , tingginya jumlah penderita gagal ginjal ini disebabkan karena penyakit diabetes melitus dan tekanan darah tinggi.
Seperti yang telah diketahui menurut data PERNEFRI (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) dan Kementerian Kesehatan , di Negara Indonesia jumlah penderita gagal ginjal kronis mencapai 25 hingga 30 juta orang.
Cara Penanganan Gangguan Gagal Ginjal Kronis
Untuk menangani penderita yang telah terdiagnosis mengidap gagal ginjal kronis biasanya dokter menyarankan untuk melaksanakan basuh darah secara rutin dan teratur. Cuci darah ini dibutuhkan untuk memperlambat dan menghentikan timbulnya jenis-jenis penyakit lainnya menyerupai serangan jantung maupun penyakit stroke.
Selain melaksanakan basuh darah pasien penderita gagal ginjal kronis juga dapat melaksanakan pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi ramuan herbal maupun terapi watu ginjal untuk mempercepat penyembuhan gagal ginjal kronis. Tetapi sebelum mengkonsumsi ramuan herbal , sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mahir terdekat.
Dalam menangani gagal ginjal kronis harus dilakukan dengan benar dan lebih berhati-hati. Penanganan penyakit gagal ginjal kronis yang tidak sesuai prosedur bahkan dapat menjadikan fungsi ginjal berhenti sepenuhnya. Atau disebut sebagai gagal ginjal stadium akhir (established renal failure/ERF).
Mencegah Gangguan Gagal Ginjal Kronis
Satu-satunya cara terbaik untuk menghindari gagal ginjal kronis yaitu melaksanakan pencegahan. Cara mencegah penyakit gagal ginjal kronis gotong royong cukup sederhana yaitu dengan cara mengatur gaya hidup yang benar menyerupai menjaga contoh makan sehat , memperbanyak minum air putih , rajin berolahraga secara teratur , tidak mengkonsumsi minuman keras dan tidak merokok.

Komentar
Posting Komentar