.com - Gaya rambut yang selalu berubah memang sudah tidak aneh lagi dalam perkembangan mode. Gaya rambut bahkan termasuk sebagai penanda status sosial. Sejak dahulu sampai sekarang , wanita tidak ingin ketinggalan gaya rambut. Gaya rambut biasanya dibuat secara khusus oleh para penata rambut. Tapi ada juga yang terjadi secara alami lalu menjadi suatu tren.
Gaya rambut telah banyak mengalami transformasi dari masa ke masa. Sebelum kita mengenal gaya dan tatanan rambut mirip sekarang , zaman dulu wanita-wanita juga sudah mulai menerapkan gaya rambut yang sedang tren pada masanya. Kala itu setiap gaya rambut tertentu memiliki ciri khas masing-masing yang membedakannya dari periode waktu lainnya.
Hingga ketika ini masih ada beberapa gaya rambut rambut zaman dahulu yang begitu melekat dalam ingatan meskipun kita belum lahir pada masa itu. Jika Anda penasaran dengan model rambut apakah itu , simak bahasan ihwal gaya rambut wantia paling populer dari masa ke masa.
1. Pouf , 1700-an
Gaya rambut pouf dipopulerkan oleh Ratu Prancis , Marie Anoniette , sekitar tahun 1700-an. Tatanan rambut ini terbilang sangat rumit alasannya penggunaan pelengkap yang dikenakan dan volume rambut yang sangat besar. Ciri khas dari tatanan rambut ini ialah rambut yang ditata sangat tinggi , besar dan menjulang ke atas. Aksesori yang digunakan memberi kesan mewah dan anggun. Tatanan rambut ini sangat populer di kalangan aristokrat Prancis kala itu.
2. Titus cut , 1700-an
Gaya rambut titus cut merupakan gaya rambut pendek pertama bagi wanita. Gaya rambut ini populer sekitar tahun 1700-an. Jika dilihat sekilas , gaya rambut ini terlihat mirip gaya rambut pixie. Gaya rambut ini cocok untuk wanita yang tidak menyukai rambut panjang.
3. Marcell wave , 1800-an
Pada kurun tahun 1800-an , gaya rambut marcell wave telah menjadi sebuah tren di kalangan wanita kala itu. Ciri khas dari gaya rambut ini ialah rambut pendek bergelombang dan bertumpuk. Kesannya yang klasik membuat kita akan teringat dengan Ratu Victoria dari Britania Raya. Karena gaya rambut yang ia gunakan terlihat mirip dengan gaya rambut ini.
4. Victory Rolls , 1940-an
Gaya rambut victory rolls menunjukkan kesan menarik hati dengan gulungan pada rambutnya. Rambut yang digulung ke atas menjadi ciri khas dari gaya rambut ini. Hal ini kemudian membuat penampilan jadi terlihat chic dan edgy. Model rambut ini merupakan gaya rambut paling digandrungi wanita pada tahun kurun tahun 1940-an. Sayangnya gaya rambut ini pun mulai menghilang pasca perang dunia II. Banyak yang berspekulasi hal ini dikarenakan wanita pada pasca perang lebih berduka , sehingga mereka pun mengabaikan penampilan.
5. Pompadour , 1950-an
Gaya rambut pompadour bergotong-royong telah populer pada kurun tahun 1900. setelah sempat menghilang , gaya rambut ini kembali menjadi tren pada tahun 1950-an. Ciri khas dari gaya rambut ini ialah rambut yang disanggul tinggi ke atas. Nama gaya rambut ini diambil dari nama istri Raja Louis XV , Madame de Pompadour.
6. Beehivee , 1960-an
Beehivee merupakan gaya rambut paling ikonik pada kurun tahun 1960-an. Gaya rambut ini mempunyai ciri khas yang mirip sarang lebah dengan bentuk bundar dan menumpuk di atas kepala. Julukan lain untuk gaya rambut ini ialah gaya rambut B-52 alasannya mirip dengan model hidung pesawat pengebom B-52. Tatanan rambut ini sangat cocok diterapkan ketika ingin menghadiri program formal mirip pesta pernikahan.
7. Bouffant , 1970-an
Gaya rambut bouffant tentu tidak aneh lagi bagi Anda yang senang menonton film klasik yang dirilis pada kisaran tahun 1960 sampai 1970-an. Gaya rambut ini memang merupakan tren di kalangan wanita pada masa itu. Bouffant memiliki ciri di mana rambut di tata tinggi dengan volume rambut yang mengembang.
8. Perm , 1980-an
Perm merupakan gaya rambut yang memiliki ciri berupa rambut keriting atau ikal permanen. Gaya rambut ini menjadi hits pada kurun tahun 1980-an. Pada gaya rambut ini rambut diubah menjadi bergelombang , ikal atau keriting dengan menggunakan materi kimia. Efeknya mampu bertahan selama beberapa bulan. Gaya rambut ini sangat hits , khususnya bagi wanita yang memiliki rambut tipis. Karena gaya ini akan membuat rambut terkesan bervolume.
9. The Rachel , 1990-an
The Rachel merupakan gaya rambut yang diperkenalkan oleh Jenifer Aniston melalui perannya sebagai tokoh Rachel Green dalam sebuah serial yang berjudul Friends pada tahun 1994. Saking populernya gaya rambut ini , pada tahun 2009 masih banyak wanita yang memakai gaya rambut ini.
10. Ombre , 2010-sekarang
Ombre merupakan teknik pewarnaan rambut yang membuat gradasi rambut dari gelap ke terperinci di bab ujung. Warna yang dipilih juga selalu warna cerah mirip coklat muda atau pirang. Gaya rambut ini juga cocok bagi semua model rambut.
Itulah beberapa gaya rambut paling popular , mulai dari yang klasik sampai gaya rambut masa kini. Semoga ini mampu menjadi rujukan bagi Anda yang ingin mencoba tampilan klasik dengan gaya rambut tersebut.
Supported by fpedia.id
Gaya rambut telah banyak mengalami transformasi dari masa ke masa. Sebelum kita mengenal gaya dan tatanan rambut mirip sekarang , zaman dulu wanita-wanita juga sudah mulai menerapkan gaya rambut yang sedang tren pada masanya. Kala itu setiap gaya rambut tertentu memiliki ciri khas masing-masing yang membedakannya dari periode waktu lainnya.
Hingga ketika ini masih ada beberapa gaya rambut rambut zaman dahulu yang begitu melekat dalam ingatan meskipun kita belum lahir pada masa itu. Jika Anda penasaran dengan model rambut apakah itu , simak bahasan ihwal gaya rambut wantia paling populer dari masa ke masa.
1. Pouf , 1700-an
Gaya rambut pouf dipopulerkan oleh Ratu Prancis , Marie Anoniette , sekitar tahun 1700-an. Tatanan rambut ini terbilang sangat rumit alasannya penggunaan pelengkap yang dikenakan dan volume rambut yang sangat besar. Ciri khas dari tatanan rambut ini ialah rambut yang ditata sangat tinggi , besar dan menjulang ke atas. Aksesori yang digunakan memberi kesan mewah dan anggun. Tatanan rambut ini sangat populer di kalangan aristokrat Prancis kala itu.
2. Titus cut , 1700-an
Gaya rambut titus cut merupakan gaya rambut pendek pertama bagi wanita. Gaya rambut ini populer sekitar tahun 1700-an. Jika dilihat sekilas , gaya rambut ini terlihat mirip gaya rambut pixie. Gaya rambut ini cocok untuk wanita yang tidak menyukai rambut panjang.
3. Marcell wave , 1800-an
Pada kurun tahun 1800-an , gaya rambut marcell wave telah menjadi sebuah tren di kalangan wanita kala itu. Ciri khas dari gaya rambut ini ialah rambut pendek bergelombang dan bertumpuk. Kesannya yang klasik membuat kita akan teringat dengan Ratu Victoria dari Britania Raya. Karena gaya rambut yang ia gunakan terlihat mirip dengan gaya rambut ini.
4. Victory Rolls , 1940-an
Gaya rambut victory rolls menunjukkan kesan menarik hati dengan gulungan pada rambutnya. Rambut yang digulung ke atas menjadi ciri khas dari gaya rambut ini. Hal ini kemudian membuat penampilan jadi terlihat chic dan edgy. Model rambut ini merupakan gaya rambut paling digandrungi wanita pada tahun kurun tahun 1940-an. Sayangnya gaya rambut ini pun mulai menghilang pasca perang dunia II. Banyak yang berspekulasi hal ini dikarenakan wanita pada pasca perang lebih berduka , sehingga mereka pun mengabaikan penampilan.
5. Pompadour , 1950-an
Gaya rambut pompadour bergotong-royong telah populer pada kurun tahun 1900. setelah sempat menghilang , gaya rambut ini kembali menjadi tren pada tahun 1950-an. Ciri khas dari gaya rambut ini ialah rambut yang disanggul tinggi ke atas. Nama gaya rambut ini diambil dari nama istri Raja Louis XV , Madame de Pompadour.
6. Beehivee , 1960-an
Beehivee merupakan gaya rambut paling ikonik pada kurun tahun 1960-an. Gaya rambut ini mempunyai ciri khas yang mirip sarang lebah dengan bentuk bundar dan menumpuk di atas kepala. Julukan lain untuk gaya rambut ini ialah gaya rambut B-52 alasannya mirip dengan model hidung pesawat pengebom B-52. Tatanan rambut ini sangat cocok diterapkan ketika ingin menghadiri program formal mirip pesta pernikahan.
7. Bouffant , 1970-an
Gaya rambut bouffant tentu tidak aneh lagi bagi Anda yang senang menonton film klasik yang dirilis pada kisaran tahun 1960 sampai 1970-an. Gaya rambut ini memang merupakan tren di kalangan wanita pada masa itu. Bouffant memiliki ciri di mana rambut di tata tinggi dengan volume rambut yang mengembang.
8. Perm , 1980-an
Perm merupakan gaya rambut yang memiliki ciri berupa rambut keriting atau ikal permanen. Gaya rambut ini menjadi hits pada kurun tahun 1980-an. Pada gaya rambut ini rambut diubah menjadi bergelombang , ikal atau keriting dengan menggunakan materi kimia. Efeknya mampu bertahan selama beberapa bulan. Gaya rambut ini sangat hits , khususnya bagi wanita yang memiliki rambut tipis. Karena gaya ini akan membuat rambut terkesan bervolume.
9. The Rachel , 1990-an
The Rachel merupakan gaya rambut yang diperkenalkan oleh Jenifer Aniston melalui perannya sebagai tokoh Rachel Green dalam sebuah serial yang berjudul Friends pada tahun 1994. Saking populernya gaya rambut ini , pada tahun 2009 masih banyak wanita yang memakai gaya rambut ini.
10. Ombre , 2010-sekarang
Ombre merupakan teknik pewarnaan rambut yang membuat gradasi rambut dari gelap ke terperinci di bab ujung. Warna yang dipilih juga selalu warna cerah mirip coklat muda atau pirang. Gaya rambut ini juga cocok bagi semua model rambut.
Itulah beberapa gaya rambut paling popular , mulai dari yang klasik sampai gaya rambut masa kini. Semoga ini mampu menjadi rujukan bagi Anda yang ingin mencoba tampilan klasik dengan gaya rambut tersebut.
Supported by fpedia.id

Komentar
Posting Komentar